Travel

Panduan Lengkap Liburan ke Korea Utara dengan Aman

Ingin liburan ke Korea Utara? Jelas Korea Utara memiliki tempat wisata yang antimainstream. Terkenal dengan banyak aturan hingga gaya pimpinan yang otoriter membuat daya tarik Korea Utara semakin meningkat.

Bukan membuat takut, Korea Utara justru menjadi negara yang harus dikunjungi jika kamu ingin menemukan keindahan di dalamnya. Sebenarnya liburan ke Korea Utara sangat aman dan sama sekali tidak menyulitkan meskipun banyak anggapan negatif. Korea Utara bukanlah negara bebas visa, sehingga jika ingin liburan ke Korea Utara kamu harus membuat visa terlebih dahulu.

Untuk mengurus visa, kamu harus mengurusnya di Ibukota Korea Utara, Pyongyang. Proses pengajuan visa ke Korea Utara terbilang mudah karena Mantan Perdana Menteri Korea Utara memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan Bung Karno. Jadi kamu bisa mengurusnya dengan mudah dalam kurun waktu sekitar satu bulan.

Cari jasa agen perjalanan lokal Ajukan permohonan visa ke Ibukota Korea Utara, Pyongyang Mengisi identitas diri

Menunggu visa sekitar satu bulan dan mengikuti panduan wisata dengan agen perjalanan lokal Setelah berhasil lolos membuat visa, kamu harus segera mencari tiket penerbangan termurah. Di hari tersebut untuk maskapai penerbangan AirAsia menyediakan kursi dengan tarif tiket mulai dari Rp 20 jutaan.

Jadwal penerbangan pukul 14.00 WIB dari Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta dan melakukan pemberhentian sebanyak tiga kali. Pemberhentian pertama di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Dilanjutkan penerbangan dengan maskapai AirAsia X dan berhenti di Bandara Shanghai Pu Dong, Republik Rakyat China.

Kemudian melanjutkan penerbangan dengan maskapai AirChina dan berhenti lagi untuk ketiga kalinya di Bandara Beijing Capital, Republik Rakyat China. Dari Bandara Capital akan dilanjutkan penerbangan dan turun di Bandar Udara Internasional Pyongyang, Korea Utara pukul 16.20 WIB. Lama penerbangan yang ditempuh sekitar 48 jam lebih 20 menit.

Saat sampai di Bandar Udara Internasional Pyongyang, wisatawan wajib menyerahkan paspor. Paspor akan diberi stempel oleh otoritas imigrasi Korea Utara. Paspor akan dikembalikan kepada wisatawan saat akan meninggalkan Korea Utara.

Dianjurkan untuk membawa senter selama liburan ke Korea Utara. Hal ini harus dilakukan karena di daerah luar Pyongyang sering mengalami pemadaman listrik. Jika liburanmu terkendala hal tersebut tentu senter sangat bermanfaat jika selalu tersedia dalam tas.

Calon wisatawan yang datang ke Korea Utara harus mengikuti kelas panduan wisata. Hal yang akan diajarkan berupa tata krama selama berada diKorea Utara. Selain itu calon wisatawan juga akan diberikan buku panduan ' Notes for Travelers ' yang isinya panduan lengkap wisata ke Korea Utara.

Hal penting bagi wisatawan yang berkunjung ke Korea Utara adalah mematuhi panduan yang telah diajarkan. Jika wisatawan teledor maupun tidak mematuhi aturan, maka siap siap saja untuk mendapatkan sanksi. Biasanya pemandu wisata lokal Korea Utara akan mengajak makan bersama sebelum maupun sesusah keliling tempat wisata.

Jika ingin mencoba kulineran lain di Korea Utara kamu wajib lapor ke pemandu wisata lokal dan petugas partai. Berikut kuliner yang wajib dicoba saat berada di Korea Utara. Pyongyang Cold Noodles atau yang dikenal dengan nama Pyongyang Naengmyeon ini adalah sajian favorit orang Korea Utrara.

Memang terlihat cukup unik, karena Pyongyang Cold Noodles disajikan dalam keadaan dingin. Pyongyang Cold Noodles juga dilengkapi dengan berbagai toping lezat, seperti mi bihun, es kaldu daging, lobak, pir, mentimun, hingga telur. Soondae merupakan kuliner khas Korea Utara yang terbuat dari kukusan usus sapi atau usus babi.

Usus yang digunakan telah dibersihkan kemudian diisi dengan berbagai bahan campuran. Biasanya Soondae disajikan bersamaan dengan kuliner Ramyeon atau Kimchi. Yubu Chobap adalah makanan yang terbuat dari tahu kemudian diisi dengan olahan nasi.

Olahan nasi tersebut dicampur dengan beberapa irisan bahan tambahan seperti cabai dan daging. Setelah itu nasi dan bahan tambahan dicampur dan dikepalkan untuk dimasukkan ke dalam tahu. Sinseollo merupakan hidangan dari Korea Utara yang terdiri dari beragam bahan.

Mulai dari bola daging, pangsit, jeonyueo, dan aneka sayuran. Makanan tersebut dimasukkan ke dalam mangkuk dan diisi air panas dan direbus bersama. Jika ingin pergi dan memisah dari rombongan untuk sesaat kamu juga wajib lapor serta meminta ijin ke pemandu wisata lokal dan petugas partai.

Beberapa lokasi di Korea Utara ada yang tidak boleh dikunjungi dan dilarang untuk memotret. Sehingga harus sangat hati hati jika memilih tempat liburan ke Korea Utara. Berikut ini tempat wisata di Korea Utara yang aman untuk dikunjungi.

Tempat wisata yang sangat tidak boleh dilewatkan ketika liburan ke Korea Utara adalah Victorious War Museum. Ada banyak koleksi benda bersejarah yang masih tersimpan rapi di Victorious War Museum. Wisatawan bisa melihat semua koleksi tersebut, bahkan termasuk melihat senjata yang digunakan tentara Korea Utara dalam pecah perang Korea.

Victorious War Museum dibuka untuk umum dan bisa dikunjungi saat pagi hingga sore hari. Jika ingin berkunjung ke Victorious War Museum ada baiknya kamu membawa tour guide untuk membantu mengarahkan perjalanan. Kumsusan Palace of the Sun merupakan tempat wisata di Korea Utara yang bersejarah.

Pengunjung bisa melihat peninggalan jaman kerajaan di Korea Utara. Kumsusan Palace of the Sun dibangun sangat megah di sisi pinggir Kota Pyongyang. Setalah pewarisan tahta kerajaan, Kumsusan Palace of the Sun dirombak dan dibangun lebih megah lagi.

Kemegahan dan gaya arsitekturnya yang unik menjadi daya tarik para wisatawan. Juche Tower memiliki simbol ideologi politik Juche yang sering didatangi sebagai tempat wisata. Juche Tower memiliki ketinggian mencapai 170 meter dari permukaan tanah.

Wisatawan tak perlu membayar tiket jika ingin berfoto dengan Juche Tower dari kejauhan. Namun supaya lebih nyentrik lagi kamu bisa naik ke Juche Tower untuk berfoto dari atas. Korean Demilitarized Zone (DMZ) menjadi tempat wisata yang terkenal cukup unik untuk dikunjungi.

Hal ini dikarenakan DMZ merupakan daerah perbatasan yang dibangun paska perang Korea usai. DMZ juga sering disebut sebagai “zona panas” bagi orang Korea Utara dan Korea Selatan. Alasan dari pemberian istilah tersebut karena wilayah itu dijaga sangat ketat oleh pangkalan militer kedua negara.

Tentu saja DMZ bisa menjadi tempat wisata untuk uji nyali yang bisa kamu kunjungi.

Berita Terkait

Termasuk Citilink 4 Maskapai Penerbangan yang Sediakan Layanan Kargo

Nurofia Fauziah

9 Camilan Tradisional Manis Di Jepang Yang Cocok Jadi Oleh Oleh

Nurofia Fauziah

5 Rekomendasi Tempat Makan Soto Ayam Enak di Jakarta

Nurofia Fauziah

6 Kota Berikut Telah Lakukan Perubahan Besar Demi Selamatkan Bumi

Nurofia Fauziah

Info Lengkap Jakarta Fair 2019 Beserta Tiket Masuk, Jadwal Konser dan Rute Bus Transjakarta

Nurofia Fauziah

12 Tempat Wisata Populer di Phuket Thailand, Wajib Abadikan Momen di Kota Tua

Nurofia Fauziah

207 Ribu Tiket Kereta untuk Mudik Sudah Terjual, Simak Tips agar Tak Kehabisan

Nurofia Fauziah

Rayakan Pergantian Tahun dengan Tropical Night Party Bersama Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta

Nurofia Fauziah

Ini Cara Paling Mudah dan Murah ke Korea Selatan

Nurofia Fauziah

Begini Persiapan Pengibaran Bendera Merah Putih Bawah Air di Ancol

Nurofia Fauziah

10 Hal Tak Biasa yang Cuma Dibangun di Dubai, Ada Helipad yang Diubah Menjadi Lapangan Tenis

Nurofia Fauziah

Liburan Mewah Nikita Mirzani ke Disneyland Paris Hingga Bertemu Lenny Kravitz

Nurofia Fauziah

Leave a Comment