Internasional

Kami Baik-baik Saja kisah WNI di Philadelphia soal Kerusuhan Akibat Kematian George Floyd

Kerusuhan di Amerika Serikat terjadi usai kematian George Floyd, warga kulit hitam keturunan Afika Amerika. Kerusuhan dan penjarahan terus meluas ke banyak wilayah negara bagian paman Sam. Salah seorang WNI yang tinggal di Philadelphia, AS mengabarkan di daerahnya juga terjadi kerusuhan yang berpusat di Center City of Philadelphia.

Jenny yang kediamannya berada di Delaware County menceritakan kerusuhan disertai pembakaran terjadi pada Minggu (31/5/2020). Dalam foto tersebut juga terlihat patung Wali Kota ternama Philadelphia Frank Rizzo menjadi korban aksi vandalisme. Banyak warga juga yang melakukan penjarahan di toko toko.

Ada juga yang melakukan aksi pembakaran di trotoar jalanan kota Philadelphia. Stok bahan makanan kata dia juga dalam kondisi aman sehingga dirinya dan suami tidak perlu repot keluar rumah. Pihak Kedutaan Besar lanjut Jenny juga terus memberikan imbauan dan kabar terkini kepada seluruh WNI di AS khususnya Philadelphia.

"Banyak imbauan dan bantuan dari mereka (Kedubes) puji Tuhan,"ujarnya. Ia juga menceritakan banyak WNI di Philadelphia saat ini tidak ada yang berani bepergian ke luar. Mayoritas WNI lebih memilih berdiam diri di rumah terlebih lagi pandemi Covid 19 juga belum mereda.

"Kalau kita sekeluarga memang di rumah, tapi pasti orang orang Indonesia di Philadelphia sekarang sudah pada takut," ujar Jenny. Lebih jauh Jenny menceritakan saat ini kondisi di Philadelphia sudah tenang dan kondusif. Namun banyak petugas, tentara dan polisi melakukan aksi beres beres dan membersihkan sisa sisa pembakaran serta penjarahan.

"Sekarang sudah mulai diberesin tempatnya, sudah mulai tenang," kata Jenny. Kerusuhan pecah pascakematian warga keturunan Afrika Amerika George Floyd oleh petugas polisi di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat. Bahkan, kerusuhan tersebut meluas di sejumlah negara bagian di Amerika Serikat.

Kabar terbaru, aksi unjuk rasa atas kematian George Floyd juga merembet ke Eropa. Melansir Kontan.co.id, ratusan orang di London dan Berlin juga turun ke jalan pada hari Minggu (31/5/2020) dalam solidaritas terhadap demonstrasi yang terjadi di AS. Isu rasial menyeruak dan para demonstran menuntut keadilan atas kematian pria tanpa senjata yang tewas di kaki polisi kulit putih di Minneapolis.

Seperti dikutipReuters, Senin (1/6/2020), gelombang protes di Amerika juga terus membesar. Beberapa demonstrasi berubah menjadi kekerasan ketika demonstran memblokir lalu lintas, membakar dan bentrok dengan polisi anti huru hara. Beberapa di antaranya menembakkan gas air mata dan peluru plastik dalam upaya untuk memulihkan ketertiban.

Sejatinya bagaimana George Floyd meninggal? Laporan lengkap oleh pemeriksa medis daerah belum dirilis. Tetapi pengaduan menyatakan bahwa pemeriksaan post mortem tidak menemukan bukti "asfiksia traumatis atau pencekikan".

Pemeriksa medis mencatat Floyd memiliki masalah jantung. Dan ada kombinasi "efek minuman keras dalam tubuhnya" dan perlakuan ketika dia ditahan oleh petugas "kemungkinan berkontribusi pada kematiannya". Laporan itu mengatakan, Derek Chauvin, polisi kulit putih berlutut di leher Floyd selama delapan menit dan 46 detik.

Hampir tiga menit setelah Floyd menjadi tidak responsif. Hampir dua menit sebelum dia mengangkat lututnya, petugas lainnya memeriksa denyut nadi tangan kanan Floyd dan mereka tidak dapat menemukannya. Dia dibawa ke Pusat Medis Hennepin dengan ambulans dan dinyatakan meninggal sekitar satu jam kemudian pada hari Senin (25/5/2020).

Chauvin pun telah ditangkap dan didakwa dengan pembunuhan seorang pria kulit hitam tak bersenjata dalam tahanan. Dia dan tiga petugas lainnya juga telah dipecat. Apa yang terjadi dalam penangkapan?

Petugas polisi mencurigai Floyd menggunakan uang kertas $20 palsu dan polisi berusaha memasukkannya ke dalam kendaraan polisi ketika dia jatuh ke tanah, memberi tahu mereka bahwa dia sesak. Menurut polisi, ia secara fisik melawan petugas dan diborgol. Video kejadian tidak menunjukkan bagaimana konfrontasi dimulai.

Tetapi seorang perwira kulit putih dapat dilihat dengan lututnya di leher Floyd, menjepitnya ke bawah. Floyd dapat terdengar mengatakan "tolong, aku tidak bisa bernapas" dan "jangan bunuh aku". Seorang mantan pemilik klub malam setempat mengatakan, Chauvin dan Floyd pernah bekerja sebagai penjaga di tempatnya di Minneapolis selatan hingga tahun lalu.

Meskipun tidak jelas apakah mereka saling kenal. Apa yang dikatakan jaksa? Jaksa Wilayah Hennepin, Mike Freeman mengatakan Chauvin didakwa melakukan pembunuhan tingkat tiga dan pembunuhan tingkat dua.

Freeman mengatakan akan memroses kasus ini secepatnya setelah bukti telah diberikan kepadanya. "Sejauh ini, kasus ini yang tercepat yang pernah kami tuntut dari seorang polisi," katanya. Menurut pengaduan, Chauvin bertindak dengan "pikiran bejat, tanpa memperhatikan kehidupan manusia". Apa yang dikatakan Presiden Trump?

Di Gedung Putih pada hari Jumat, Presiden Donald Trump menyebut insiden itu "hal yang mengerikan" dan ia mengatakan telah berbicara dengan keluarga Floyd, yang ia sebut sebagai "orang orang hebat". Trump mengatakan dia telah meminta departemen kehakiman untuk mempercepat penyelidikan yang diumumkan pada hari Jumat ke apakah ada hukum hak hak sipil dilanggar dalam kematian Floyd. Presiden juga mengatakan, "Para penjarah tidak seharusnya dibiarkan menenggelamkan suara suara dari begitu banyak pemrotes yang damai".

Apa reaksi keluarga? Keluarga Floyd dan pengacara mereka, Benjamin Crump, mengatakan bahwa penangkapan para pelaku itu "disambut tapi terlambat". Keluarga mengatakan mereka menginginkan dakwaan pembunuhan tingkat pertama yang lebih serius serta penangkapan para perwira lain yang terlibat.

Pernyataan itu menyerukan agar kota mengubah kebijakannya, dengan mengatakan: "Hari ini, keluarga George Floyd harus menjelaskan kepada anak anaknya mengapa ayah mereka dieksekusi oleh polisi melalui video." Mantan Presiden AS Barack Obama juga menimbang, dengan mengatakan: "Ini tidak seharusnya hal yang 'normal' di Amerika pada tahun 2020". "Jika kita ingin anak anak kita tumbuh di negara yang hidup sesuai dengan cita cita tertingginya, kita dapat dan harus menjadi lebih baik," ujar Obama.

Berita Terkait

Remaja Ini Panik & Tercebur di Sungai Viral! Gara-gara Sibuk Balas Ucapan Selamat Lulus Ujian SIM

Nurofia Fauziah

Tak Akan Gunakan Akun Sussex Royal Lagi Pangeran Harry & Meghan Tutup Kolom Komentar di Instagram

Nurofia Fauziah

Seorang Remaja Tewas demi Selfie Bagus, sebelumnya Panjat Tiang Listrik 30 M dan Terjatuh

Nurofia Fauziah

Ungkap Foto Ruang Isolasi Wanita Ini Bagi kisah Rasanya Dikarantina 12 Hari Sembuh dari Corona

Nurofia Fauziah

Kabar Pemeran Serial Meteor Garden, Jerry Yan yang Kini Sudah Berusia 42 Tahun

Nurofia Fauziah

Terlalu Dicintai dan Tak Pernah Bertengkar, Seorang Perempuan Justru Ceraikan Suaminya

Nurofia Fauziah

Kondisi Dapur Beda Jauh dari Luar Tampak Normal Penampilan Menipu Warung Seafood Ini Viral

Nurofia Fauziah

Dubes Sebut Ada 37 WNI Terjebak & 14 Positif Corona India Kacau Pasca-Lockdown

Nurofia Fauziah

Hotel Mikazuki di Katsuura Melepas Warga Jepang yang Sebelumnya Dikarantina Akibat Virus Corona

Nurofia Fauziah

PM Jepang Tegaskan Biaya Hanami April Lalu Adalah Biaya Peserta Sendiri

Nurofia Fauziah

Calon Mempelai Wanita Histeris Lihat Calon Suami Setubuhi Pengiring Temanten Jelang Pernikahan

Nurofia Fauziah

Siapa Sangka Ternyata Seorang Dosen Profesional Pipi Tembem Persis Seperti Siswa SD Wajah Imut

Nurofia Fauziah

Leave a Comment